Hati-Hati! Inilah Bahaya Jika Kamu Suka Mengalami Insomnia

by Ratna Marlina
photo credit : timothywibowo.com
“Kamu suka mengalami insomnia SahabatGrammar? Hati-hati, inilah bahaya yang akan terjadi.”

Insomnia pastinya sering dialami oleh kebanyakan orang. Bisa jadi insomnia terjadi karena kamu terlalu banyak pikiran atau lainnya. Ini dia bahaya jika kamu sering mengalami insomnia.

1. Menjadi Pelupa

photo credit : Google

photo credit : Google

Biasanya jika kamu suka sekali mengalami insomnia kamu akan menjadi pelupa, lho. Karena kamu terlalu kurang tidur membuat otak tidak bisa bekerja secara maksimal yang akhirnya membuat ingatan atau memory kamu menjadi hilang. Sirkulasi oksigen yang akan membantu kamu berpikir akan berkurang kalau kamu kurang tidur. Untuk itu, perbaiki kualitas tidurmu ya. Kamu nggak ingin jadi pelupa, bukan?

2. Kanker

Insomnia yang kamu alami bisa menyebabkan resiko kanker, lho. Kanker yang dialami bisa kanker payudara, kanker hati, dan kanker kelenjar getah bening, karena kamu terlalu stress, banyak pikiran, depresi dan juga akan mempercepat proses penuaan dini.

3. Obesitas

photo credit : Google

photo credit : Google

Biasanya yang mengalami insomnia akan mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan RulaWoman. Karena insomnia akan meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan kamu. Insomnia yang kamu alami juga akan membuat kamu lebih menginginkan makanan berlemak dan berkarbohidrat tinggi, lho.

4. Konsentrasi Menurun

Konsentrasi kamu akan lebih cepat menurun akibat kekurangan istirahat. Karena tubuh kamu memerlukan waktu setidaknya 8 jam untuk tidur dan untuk membuat otak kamu menguatkan memori. Jika kamu terlalu sering mengalami insomnia nantinya akan membuat kamu kehilangan konsentrasi yang menyebabkan terganggunya penalaran dan proses belajar. Nantinya juga akan membuat kamu lupa apa yang telah kamu alami seharian, lho.

5. Depresi

 

photo credit : timothywibowo.com

photo credit : timothywibowo.com

Kekurangan tidur akan membuat kamu depresi, lho. Karena bisa membuat kamu marah, sedih, stress dan kelelahan mental. Karena insomnia sendiri yang nantinya akan membuat kamu lebih susah tidur dan menyebabkan depresi.

Kamu masih ingin insomnia? Lebih baik gunakan waktu tidurmu dengan baik agar kamu terhindar dari bahaya-bahaya diatas. Namun kalau kamu merasa kualitas tidurmu tidak bisa kamu perbaiki, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional ya. Bisa jadi kamu depresi dan nggak ada salahnya menghubungi psikolog atau psikiater untuk membantumu. Dan kalau kamu masih ragu atau takut, ceritakanlah masalahmu dengan pasanganmu atau sahabatmu agar kamu nggak melalui semua ini sendiri.

 

Insomia yang disebabkan oleh depresi bukanlah sesuatu yang ringan dan bisa kamu anggap main-main ya. Mungkin sudah saatnya sekarang kamu meminta pertolongan karena depresi dan insomniamu.

You may also like