6 Langkah Perawatan Sablon Kaos agar Tidak Mudah Luntur

by Ratna Marlina
6 Langkah Perawatan Sablon Kaos agar Tidak Mudah Luntur

Produk kaos yang disablon memang memiliki nilai keunikan tersendiri. Semakin menarik dan unik desain yang digunakan maka akan semakin bagus tampilan yang dihasilkan. Agar hasil sablon kaos bisa bertahan lama dengan tampilan yang bagus, maka dibutuhkan cara perawatan yang tepat. Seringkali kaos dengan sablon tidak bertahan lama karena dirawat dengan asal-asalan. Berikut adalah 6 langkah perawatan produk kain yang disablon agar tidak mudah luntur:

1. Cuci Tanpa Mesin

Kaos yang memiliki sablonan sebaiknya dicuci dengan tangan saja bukan memakai mesin cuci. Pencucian dengan mesin cuci akan menurunkan kualitas hasil sablon. Selain itu hindari pula pencucian kaos dengan menggunakan sikat. Tak perlu menyikat apalagi menggunakan kekuatan tingkat tinggi. Cukup kucek saja perlahan saat mencuci produk kaos dengan sablon agar tidak merusak hasil sablon dan membuatnya mengelupas.

Saat selesai mencuci, peras kaos secara perlahan. Tak perlu memeras terlalu keras hingga menyebabkan hasil sablon terlipat-lipat terlalu kencang. Kebiasaan seperti ini akan membuat hasil sablon menjadi lebih rapuh dan mudah terkelupas. Jika perlu cukup kibaskan saja kaos untuk merontokkan air setelah selesai dicuci.

2. Balik sebelum Dijemur

Tidak hanya proses pencucian yang harus diperhatikan, penjemuran baju dengan sablon juga harus dilakukan dengan tepat. Sebelum menjemur sebaiknya baju dibalik terlebih dahulu. Pastikan sinar matahari tidak langsung mengenai bagian yang disablon. 

Paparan sinar matahari langsung ke area sablon bisa membuat sablon jadi lebih mudah rusak. Jika ingin hasil sablon awet, bisa juga dengan menjemur baju di tempat yang teduh tidak terpapar sinar matahari langsung.

3. Langsung Bersihkan Noda

Saat baju dengan sablon terkena noda, segera bersihkan saat itu juga. Jangan membiarkan noda terlalu lama mengendap di baju karena akan mempersulit Anda untuk membersihkannya. Jika langsung dibersihkan maka noda bisa lebih mudah hilang sehingga tidak perlu dikucek terlalu keras atau bahkan disikat. Pengecekan yang terlalu keras dan penyikatan hanya akan membuat hasil sablon jadi lebih mudah rusak.

4. Pisahkan dengan Baju Lain

Saat mencuci baju dengan sablon, jangan dicampur dengan baju-baju yang lain. Apalagi jika ada baju lain yang warnanya luntur. Jangan sampai kaos ternoda oleh warna baju lain yang luntur. Terutama jika Anda sudah mendapatkan layanan sablon kaos yang hasilnya berkualitas tinggi. Pisahkan kaos tersebut saat dicuci untuk menjaga kualitasnya juga hasil sablon yang sudah bagus tadi.

5. Hindari Terlalu Lama Merendam

Tidak perlu merendam baju terlalu lama. Baju yang disablon sebaiknya direndam sebentar saja dan langsung dicuci. Perendaman yang terlalu lama hanya akan membuat hasil sablon mudah lepas. Apalagi ada pengaruh kimia dari sabun cuci yang digunakan. Kontak terlalu lama akan membuat sablon bisa luntur dan rusak kualitasnya.

6. Setrika dengan Cara yang Benar

Proses penyetrikaan baju dengan sablon juga harus diperhatikan. Saat menyetrika baju, lebih baik setrika bagian yang tidak ada sablonnya. Bisa juga digunakan selembar kain atau sapu tangan sebagai pelindung saat menyetrika baju yang memiliki gambar sablon. Jangan pernah menyetrika bagian sablon secara langsung karena sudah pasti akan merusak sablon dan membuatnya tidak bisa kembali lagi.

Itulah tadi 6 cara efektif merawat sablon kaos agar tidak mudah luntur. Demi mendapatkan hasil sablon yang bagus, pilihlah layanan jasa yang tepat. Oscas Apparel bisa dijadikan sebagai alternatif tujuan karena memberi pelayanan hasil sablon yang memuaskan.

You may also like